DERASNYA
Hujan interupsi dari para anggota DPRD Ogan Ilir di Sidang
Paripurna ke-V yang berlangsung di Gedung DPRD Tanjung Senai Ogan ilir, Selasa,
(14-03) kemarin. Interupsi itu intinya minta kepada Dinas PU Bina Marga segera
memperbaiki jalan yang hampir diseluruh kabupaten Ogan Ilir rusak parah dan
menjadi buah bibir masyarakat karena mempengaruhi roda perekonomian dan
menyengsarakan rakyat untuk beraktivitas. Selain para anggota DPRD juga
menyampaikan beberapa temuan hasil reses berkenaan dengan kurang maksimalnya
pelayanan kesehatan terutama berkenaan mobil ambulan yang tidak tersedia di RSUD. Kedepan hal ini supaya segera
diperhatian oleh pemerintah agar setiap saat ambulan siappakai di RSUD Tanjung
senai.
Sidang Paripurna dibuka oleh pimpinan sidang oleh Wakil Ketua
DPRD OI, Ahmad Syafe’i, Ssos, Msi. Sedangkan yang mewakili Pemerintahan
Kabupaten Ogan Ilir adalah Sekda, H Herman, SH, MM yang didampingi Asisten I
dan Asisten II, dihadir juga oleh Kapolres OI, dan Pabung OI, Pimpinan Bank Sumsel Babel, serta di ikuti
para SKPD, camat se-Ogan Ilir serta undangan.
Paripurna ke-V ini membahas penyampaian nota
penjelasan Bupati Ogan Ilir tentang LKPJ
Bupati Ogan Ilir Tahun 2016, yang dilanjutkan pembentukan panitia khusus.
Sekretaris Daerah, H Herman SH MM yang mewakili Pemkab
menyampaikan nota penjelasan Bupati Ogan
Ilir Tahun 2016 seputar realisasi
Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang
termasuk dalam APBD tahun 2016 sebesar Rp.112,788 Miliar, angka ini
meningkat sebesar 263% dibandingkan realisasi PAD tahun 2015
sebesar Rp.42,843 Miliar. Realisasi sebesar Rp112,788 Miliar, tersebut adalah
adalah 30,46% dari rencana PAD APBDTahun 2016 sebesar Rp.370,255 Miliar. (adv-dprd/ ”ap-news”).