SKK Migas Gelar Diskusi Membagi Hasil Minyak Dan Gas Bumi Untk Daerah - AGUNG POST NEWS

01 Mei 2019

SKK Migas Gelar Diskusi Membagi Hasil Minyak Dan Gas Bumi Untk Daerah


Para Peserta dan Pemateri Diskusi SKK Migas. foto hmsb/"ap-news".

SATUAN Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyelenggarakan Diskusi Hulu Migas dengan tema “Membagi Hasil Minyakdan Gas Bumi untuk Daerah.”Selasa, (30-4) di Palembang. Diskusi yang berlangsung interaktif ini diselenggarakan sebagai wadah bagi para pemangku kepentingan hulu migas diwilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) untuk mendapatkan informasi mengenai mekanisme yang berlaku dalam penetapan dan penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) migas.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan diwakili oleh Kepala Dinas Pertambangan dan Energi,Ir Robert Heri, seluruh Pemerintah Kota, dan Pemerintah Kabupaten di wilayah Sumbagsel bergabung dan hadir dalam diskusi ini.Narasumber yang memberikan paparan diantaranya  adalah Halilul Khairi selaku Deputi Otonomi Daerah Institusi Pendidikan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri, Heru Windiarto Kasubdit Penerimaan Negara dan Pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak Dirjen Migas Kementerian Energi & Sumber Daya Mineral, Ardimansyah selaku Kasudit DBH Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan,Didik Sasono Setyadi Kepala Divisi Formalitas SKK Migas,dan Andi Arie Kepala Departemen Hubungan Masyarakat  Perwakilan SKK Migas wilayah Sumbagsel.
Adiyanto Agus Handoyo, Kepala Perwakilan SKK Migas wilayah Sumbagsel dalam sambutannya saat membuka acara menyatakan bahwa acara  Diskusi  Hulu  Migas diharapkan dapat membuka wawasan serta memberikan informasi paling terkini kepada para stakeholder hulu migas wilayah Sumbagsel terkait mekanis mepenyaluran manfaat dari industry hulu migas kepada daerah. “Diskusi Hulu Migas yang dilakukan secara jelas dan rinci melalui pemaparan dari para narasumber yang kompeten di bidangnya, kami harapkan dapat  memberikan wawasan kepada publik. Para stakeholder akan mendapatkan pengetahuan dan kejelasan terkait pendistribusian DBH, untuk meminimalisir kesalah pahaman yang kerapterjadi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pelaku industri. Diskusi ini juga menjadi wujud transparansi  pemerintah dan sarana bertukar pikiranakan DBH Migas agar manfaatnya senantiasa demi kesejahteraan masyarakat”, lanjut  Adiyanto. Selain dari mekanisme pendistribusian DBH, diskusi Hulu Migas yang diselenggarakan di Sumbagsel dan dipandu oleh Helmy Yahya ini juga mengangkat manfaat lain dari program Tanggung Jawab Sosial (TJS)setiap daerah. SKK Migas berharap dapat secara langsung memberikan kejelasan kepada pemangku kepentingan dan masyarakat mengenai bagaimana dasar hukum serta mekanisme pelaksanaan serta program TJS di hulu migas. Hal ini perlu dilakukan agar tidak terjadi kesalah pahaman dan beda persepsi antara pemerintah pusat dan daerah.
Dukungan industry hulu migas bagi pembangunan daerah melalui DBH migas yang disalurkan oleh pemerintah pusat kepada daerah, hendaknya digunakan dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. SKK Migas tentunya ingin memberikan sarana terbaik melalui penyelenggaraan  kegiatan seperti  forum diskusi terarah ini untuk mencapai kesepahaman mengenai mekanisme penyaluran DBH migas dan pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial di hulu migas.(rel.ap/ang/”ap-news”)


Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda