
Masyarakat Kecamatan SP Padang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan sangat kecewa dengan pelayanan di Puskesmas Desa Awal Terusan di karenakan tidak menerima pasien berobat umum, dan untuk saat ini hanya melayani masyarakat yang hendak memeriksa pencegahan Corona atau
Covid-19 hal ini di katakan salah seorang warga Desa Terusan Laut, Tiara (19) kepada wartawan selasa (14/04).
Lebih lanjut Tiara mengatakan pada saat itu dirinya sedang demam sakit kepala lalu hendak berobat di Puskesmas Desa Awal Terusan Kecamatan SP Padang namun sampai di Puskesmas, di tolak oleh salah seorang petugas atau perawat yang sedang jaga di Puskesmas tersebut, menurut perawat tersebut saat ini kami tidak melayani pasien umum, hanya menerima masyarakat yang hendak memeriksakan untuk pencegahan
Corona atau Covid-19. Waktu itu bukan saja dirinya kecewa karena di tolak untuk berobat ada juga salah seorang warga Desa Awal Terusan yang hendak berobat di suruh pulang karena ada aturan tidak bisa melayani untuk berobat. Dengan kejadian seperti ini kami mau berobat kemana, ujar pasien tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten OKI, Iwan Setiawan, S.KM., M.Kes saat di konfirmasi wartawan melalui ponselnya mengatakan, setiap Puskesmas harus melayani masyarakat yang hendak berobat dan harus terkoordinasi dengan baik, tetap melakukan pelayanan seperti biasa.
Masalah adanya keluhan masyatakat yang hendak berobat di Puskesmas Awal Terusan, pihaknya sudah koordinasi dengan Pimpinan Puskesmas, tidak ada penolakan dari Puskesmas untuk berobat, namun ada masyarakat yang hendak berobat di suruh pulang di karenakan tidak memakai masker, waktu itu pasien yg hendak berobat di suruh pulang untuk mengambil masker, apabila sudah ada masker silahkan datang lagi untuk berobat apabila pasien memakai masker akan dilayani karena sudah ada aturan dari pusat setiap pelayanan umum harus memakai masker jelas Iwan.
Iwan Setiawan, menghimbau kepada masyarakat gunakan masker saat hendak berpergian keluar rumah dan berinteraksi dengan orang lain untuk kesehatan dan pencegahan dari Covid-19.(epo)