AGUNG POST NEWS

19 Maret 2025

UGK 40 Bidang Tanah Jalan Tol Junction Palembang Ruas Simpang Indralaya-Muara Enim Rampung Dibayarkan

Ogan Ilir, "AP-Bews" Online.

 PANITIA Pengadaan Tanah untuk Jalan Tol Junction Palembang Ruas Simpang Indralaya-Muara Enim, telah menyelesaikan pembayaran Uang Ganti Kerugian (UGK). Sebanyak 40 bidang tanah telah rampung dibayarkan UGK-nya terhadap pemilik lahan. 

Sedangkan ada 12 bidang tanah lainnya yang saat ini sudah di konsinyasi di Pengadilan Negeri Kayuagung.
Proses pembayaran UGK lahan untuk jalan tol Junction Palembang ruas Simpang Indralaya-Muara Enim ini, dilakukan dengan dua tahapan pembayaran. 

Yakni, 13 bidang tanah telah dibayarkan pada tahap pertama 18 Februari 2025 lalu, sedangkan 27 bidang tanah dibayarkan di tahap kedua pada Selasa, 18 Maret 2025.
Ketua Tim Pengadaan Tanah proyek jalan tol Junction Palembang ruas Simpang Indralaya-Muara Enim, Gentur Adi Praponco mengatakan, dengan demikian pembayaran UGK telah rampung. 


"Alhamdulillah, proses pembayaran UGK sudah berhasil kita selesaikan," ungkapnya saat pembayaran UGK yang dipusatkan di Gedung TP-PKK Kabupaten Ogan Ilir, Selasa, 18 Maret 2025. Untuk diketahui, pada tahap kedua ini, dari 27 bidang tanah yang dibayarkan UGK tersebut dengan nilai mencapai lebih kurang Rp 4,1 miliar. 


Sementara itu, pada tahap pertama lalu, dari 13 bidang tanah yang dibayarkan UGK, nilainya mencapai Rp 3,7 miliar lebih. Sebagai informasi, bidang tanah yang dibebaskan untuk pembangunan Junction Palembang dan ruas Simpang Indralaya-Muara Enim berada di Desa Harapan dan Desa Ibul Besar I Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir. (ril/bpn/het/Lin/"ap-news").

Kementerian ATR/BPN Teken Nota Kesepahaman dengan 4 K/L untuk Perkuat Sinergi Tata Kelola Pertanahan dan Tata Ruang


Jakarta, "AP-News" Online

PEMERINTAH melalui lima kementerian/lembaga (K/L) sepakat memperkuat sinergi dalam tata kelola pertanahan dan tata ruang. Hal ini diresmikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Kehutanan, Kementerian Transmigrasi, serta Badan Informasi Geospasial (BIG) pada, Senin (17-03).


"Dengan adanya kerja sama kolaborasi ini, baik dari ATR/BPN, Kemendagri, maupun pemerintah daerah, begitu juga dengan Kementerian Transmigrasi, ditambah lagi, dikuatkan dengan BIG. Maka, insyaallah masalah satu-satu akan bisa kita uraikan," kata Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid usai penandatanganan berlangsung, di Kantor Kemendagri, Jakarta.


Penandatanganan ini dilakukan langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN; Nusron Wahid, Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian;Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara; Kepala BIG, Muh Aris Marfai; serta Kementerian Kehutanan yang kali ini diwakili Plt. Sekjen Kementerian Kehutanan. Dalam kesempatan ini, Menteri Nusron menegaskan, kerja sama yang dilakukan adalah langkah penting dalam upaya penanganan masalah pertanahan dan tata ruang. Terutama, yang membutuhkan koordinasi lintas sektor, seperti dengan pemerintah daerah.


"Kenapa kami perlu kolaborasi dan berintegrasi dengan Bapak/Ibu sekalian, ini terkait dengan tiga permasalahan utama. Pertama, masalah Reforma Agraria. Kedua, permasalahan Pengadaan Tanah untuk proyek strategis nasional, di mana penetapan lokasi (Penlok)-nya ditentukan oleh kepala daerah. Ketiga, perencanaan serta pengelolaan tata ruang," jelas Nusron Wahid.


Nusron, juga menyoroti pentingnya sinergi dalam implementasi proyek yang saat ini didanai oleh Bank Dunia, yaitu ILASPP atau Integrated Land Administration and Spatial Planning Project. "Pada awalnya, proyek ini hanya melibatkan tiga kementerian/lembaga, yaitu; Kementerian ATR/BPN, Kemendagri, terkait tapal batas desa yang implementasinya melibatkan Pemda, serta BIG. Namun, dalam perjalanannya, kami mengajak dua kementerian lainnya karena sering kali permasalahan yang muncul berkaitan dengan kawasan hutan dan transmigrasi," ungkap Menteri.
Mendagri, Muhammad Tito Karnavian pun sepakat bahwa, kepastian tata ruang adalah hal penting guna mendukung berbagai program pemerintah dan dunia usaha. Ia menyoroti beberapa permasalahan yang masih belum terselesaikan, terutama terkait Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).


"RTRW dan RDTR ini sangat krusial karena mengatur posisi ruang hijau, permukiman, komersial, serta ruang yang dimanfaatkan untuk kepentingan nasional seperti program transmigrasi. Untuk Nota Kesepahaman ini, kami anggap penting melibatkan unsur dari ATR/BPN, Kehutanan, Transmigrasi, dan BIG karena kita memerlukan kejelasan dan kepastian, tidak hanya bagi pemerintah, tetapi juga bagi dunia usaha," ujar Muhammad Tito Karnavian.


Sementara itu, Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengapresiasi inisiatif kerja sama ini yang dianggap sangat membantu dalam menyelesaikan berbagai persoalan transmigrasi. "Terkait Nota Kesepahaman hari ini, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Nusron Wahid karena beliau yang menginisiasi kerja sama ini. Betul sekali bahwa persoalan utama dalam transmigrasi adalah kepemilikan lahan, legalitas hak, konflik agraria, serta ketidaksesuaian tata ruang," katanya.

Kakan BPN Ogan Ilir Saat Terima Penghargaan. (foto dok/AP).

Adapun ruang lingkup dalam kerja sama kali ini antara lain mencakup percepatan pendaftaran tanah aset di areal penggunaan lain; pencegahan dan penanganan permasalahan agraria/pertanahan dan tata ruang; dukungan terhadap pelaksanaan program strategis nasional; penyelenggaraan Pengadaan Tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum; percepatan penyelesaian Rencana Tata Ruang; pemanfaatan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang; pemanfaatan sarana dan prasarana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; pertukaran dan pemanfaatan data dan/atau informasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia dan kelembagaan.
Hadir dalam kesempatan ini, Wakil Menteri Dalam Negeri I dan II. Turut mendampingi Menteri, Nusron, Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Dirjen PHPT), Asnaedi; Plt. Dirjen Tata Ruang, Reny Windyawati; dan Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Andi Tenri Abeng. (ril/BTN/"ap-news").

18 Maret 2025

Safari Ramadhan di Masjid Nurul Islam Desa Ulak Bedil, Ini Yang Disampaikan Bupati Ogan Ilir

Ogan Ilir, "Ap News" Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar beserta rombongan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1446 H/2025 M di Masjid Nurul Islam Desa Ulak Bedil, Kecamatan Indralaya. 

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Acara yang berlangsung pada malam hari Senin, 17 Maret 2015 tersebut dihadiri oleh Camat Indralaya, seluruh Kepala Desa Kecamatan Indralaya, tokoh masyarakat, serta jama'ah sholat Isya dan Tarawih dari Masjid Nurul Islam Desa Ulak Bedil.

Bupati Panca Wijaya Akbar dalam sambutannya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh jama'ah dan masyarakat Kecamatan Indralaya.

"Mari kita isi bulan Ramadhan ini dengan peningkatan kapasitas diri dan keimanan, serta memupuk nilai-nilai kejujuran, keikhlasan, dan kepedulian sosial. Semoga kita semua dapat menjalankan ibadah dengan baik dan menjadi hamba yang bertaqwa," ujar Bupati dalam sambutannya.
Bupati juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah-tengah masyarakat. 

"Pemerintah daerah telah mengagendakan kegiatan safari Ramadhan di enam lokasi berbeda di Kabupaten Ogan Ilir. Mari kita jaga persatuan kita sehingga kita dapat menghindari segala bentuk perpecahan yang merugikan," tambahnya.

Sebagai bagian dari kegiatan ini, Bupati beserta rombongan juga menyerahkan bantuan berupa jam digital dan sembako berupa beras kepada masyarakat yang membutuhkan. 

Selain itu, dilakukan juga pemberian uang tunai kepada Pengurus Masjid Nurul Islam Desa Ulak Bedil sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan di wilayah tersebut.

Acara berlangsung dengan khidmat dan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan dan kemakmuran Kabupaten Ogan Ilir serta seluruh masyarakatnya. 
Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat serta memupuk semangat kebersamaan dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.

17 Maret 2025

Polsek Indralaya Gelar Patroli Antisipasi Tindak Kejahatan di Bulan Ramadhan

Ogan Ilir "Ap News" Online – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadhan, Polsek Indralaya, Polres Ogan Ilir, melaksanakan patroli subuh pada Senin (17-03). Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, Curanmor), tawuran, serta balapan liar di wilayah hukum Polsek Indralaya.

Patroli dipimpin oleh Kapolsek Indralaya AKP Junardi, S.H., M.A.P., dengan pelaksana Aiptu Antony, Aipda Anwar, dan Bripka Age A.L. Rute patroli meliputi Jembatan Pesona Tanjung Senai, Taman Pancasila, serta Kompleks Pemda Ogan Ilir, yang merupakan lokasi strategis tempat masyarakat beraktivitas pada pagi hari.

Kapolsek Indralaya AKP Junardi, S.H., M.A.P. menyampaikan bahwa patroli ini bertujuan menciptakan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa. "Kami ingin memastikan lingkungan tetap kondusif sehingga warga dapat menjalankan aktivitas dengan nyaman, terutama saat waktu sahur dan subuh," ujarnya.
Dalam kegiatan patroli, petugas juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi tindak kriminal serta tidak terlibat dalam aksi yang dapat mengganggu ketertiban umum, seperti balapan liar dan tawuran. Hasil patroli menunjukkan situasi wilayah dalam keadaan aman dan kondusif.

Polsek Indralaya berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan patroli selama bulan Ramadhan guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukumnya. Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan apabila menemukan adanya gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.(cal/ap/rill).

13 Maret 2025

Bupati Panca Dampingi Gubernur Sumsel Resmikan Tiga Jembatan di Ogan Ilir

Ogan Ilir, "Ap News" Online - Gubernur Sumsel H. Herman Deru meresmikan Infrastruktur Jembatan Air Lais, Pemulutan dan Jembatan di Trans SP Tanah Abang bertempat di Desa Babatan Saudagar Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir, Selasa, (12/3/2025).

Jembatan yang diresmikan yaitu, Jembatan STA  09+544 Trans SP 1-SP Tanah Abang, Jembatan Lais Pemulutan 1, dan Jembatan STA 02+510 Trans SP 1- SP Tanah Abang.

Menurut Herman Deru keberadaan jembatan ini akan menjadi jembatan yang bukan hanya menghubungkan tali ekonomi tapi menghubungkan dan mempererat tali persaudaraan diantar wilayah. 

"Mudah-mudahan dengan adanya jembatan ini dan akan dibangun lagi pada tahun ini juga akan lebih melengkapi kemauan masyarakat yang disalurkan ke Bupati yang diusulkan ke Gubernur agar dapat di akomodir,"katanya.

Herman Deru sudah menyampaikan bahwa wilayah ini adalah wilayah yang diinisiasi menjadi Wilayah  Palembang, Ogan Ilir dan Banyuasin (Paloba).

"Jadi wilayah ini menjadi satu kekhususan dimana kita menjadi etalase bagi Provinsi Sumsel jika kawasan Paloba ini baik. Jika sebaliknya jika Paloba ini tidak baik akan membuat tercorengnya wajah Provinsi Sumsel,"katanya.

Oleh karena itu, lanjut Herman Deru menyampaikan Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan juga masyarakatnya untuk menjaga dan paling tidak masyaeakat saling mengingatkan di dalam penggunaan Infrastruktur ini jangan sampai ada kendaraan yang Over Dimension Over Loading (ODOL).

"Jadi pak Kapolsek saya titip, Kadishub UPTDnya, sampai Camat dan kades untuk menjaga jangan sampai ada kendaraan-yang berdonase diluar ukuran  sehibgga akan merusak infrastrukturnya yang sudah kita bangun. Apalagi yang dibangun ini secara bertahap,"ungkapnya.

Herman Deru berharap pembangunan jembatan dan infrastruktur disini akan terus berkesinambungan dan disesuaikan dengan kesiapan mayarakat juga dalam memeliharanya.

Turut hadir Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, Forkopimda Kabupaten Ogan Ilir, dan Para Kepala OPD Sumsel.

12 Maret 2025

Akibat Bak Sampah Diangkut, Banyak Sampah Berserakan, Warga Khawatir

Ogan Ilir "Ap News" Online - Masyarakat di Kecamatan Indralaya tepatnya di desa Tanjung seteko mengungkapkan kekhawatiran akan dampak penumpukan sampah yang dibiarkan berserakan. 

Selain mencemari lingkungan, tumpukan sampah tersebut berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, di kalangan warga di jalan bhakti guna tepat nya didekat pemakaman umum. 

Menurut pantauan media pada hari senin hingga selasa (11-03) di lokasi, terlihat sampah berbagai jenis berserakan di sepanjang jalan, sebagian besar sampah yang terhampar berasal dari rumah tangga.

Tumpukan sampah ini diduga terjadi karena bak tempat sampah tidak di letakkan pada tempat biasa, setelah diangkut petugas, namun pada kenyataannya, hingga selasa siang tumpukan sampah semakin menumpuk.

Menurut Iwan (46) warga sekitar pada hari sabtu (08-03) bak sampah diangkut oleh petugas dari DLH, karena bak sampah tersebut penuh, namun hingga selasa tempat sampah tersebut tidak dikembalikan lagi oleh petugas.

"Hari sabtu sore (08/03) bak sampah diangkut oleh petugas dari DLH, karena bak sampah tersebut penuh, namun hingga senin tempat sampah tersebut tidak dikembalikan lagi oleh petugas, entah kenapa, tapi biasanya, kalau habis diangkut, pasti tong nya langsung kembali diletakkan, tapi sudah berapa hari ini tidak ada lagi, kita hanya khawatir saja, karena hal tersebut bisa mencemari lingkungan, tumpukan sampah tersebut berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan," ujarnya.

Sementara kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ogan ilir Abi bakrin saat di konfirmasi melalui pesan wa pada hari senin (10-03) terkait menumpuk nya sampah hanya menjawab segera ditindak lanjuti.

"Waalaikumsalam baik akan kami tindak lanjuti," tulisnya dipesan wa.(cal/ap/rill)

11 Maret 2025

Unit Pidsus Satreskrim Polres Ogan Ilir Kunjungi Pasar, Monitoring Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok

Ogan Ilir "Ap News" Unit Pidana Khusus (Pidsus) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Ogan Ilir melaksanakan pengecekan dan monitoring harga serta ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten Ogan Ilir bersama instansi terkait.

Demikian kata Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo melalui Kasat Reskrim Polres OI, AKP Muhammad Ilham, kepada awak media disela kegiatan tersebut. Indralaya OI Sumsel, Selasa (11-03).

Lebih lanjut dikatakannya,  tujuan kegiatan tersebut untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil serta mengantisipasi potensi penimbunan atau praktik ilegal yang dapat merugikan masyarakat.

“Hasil monitoring menunjukkan bahwa harga bahan pokok di wilayah Ogan Ilir relatif stabil dan stok kebutuhan pangan masih mencukupi,” kata Ilham.

“Seperti komoditas beras, gula pasir, daging, telur, cabai, bawang, minyak goreng, tepung terigu, garam, gas LPG, serta berbagai bahan pokok lainnya,” tambahnya.

Dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres OI, AKP Muhammad Ilham, didampingi Kanit Pidsus IPDA Muhammad Nabil Khairullah, serta sejumlah anggota Unit Pidsus.

“Selain itu, turut hadir perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta UPTD Pasar Indralaya,” ungkapnya.

“Kami akan terus melakukan pemantauan terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok dengan berkoordinasi bersama instansi terkait guna mencegah adanya praktik penimbunan bahan pangan yang dapat menyebabkan lonjakan harga secara tidak wajar. Dan jika ditemukan pelanggaran, kami akan melakukan tindakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Masih katanya, sebagai langkah lanjutan, Polres Ogan Ilir bersama instansi terkait akan tetap melakukan pemantauan berkala, memastikan distribusi pangan berjalan lancar, serta mengawasi kegiatan operasi pasar murah agar tidak terjadi penimbunan atau kecurangan dalam distribusi bahan pokok.

Dan dengan adanya kegiatan ini, pihaknya berharap masyarakat Kabupaten Ogan Ilir dapat terus memperoleh bahan pangan dengan harga yang wajar dan ketersediaan yang mencukupi, terutama untuk kebutuhan bulan suci Ramadhan dan jelang Hari Raya Idul Fitri nanti. (cal/rill)


Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi